×

FAKTOR DETERMINAN INTENSI PERILAKU PENGELOLAAN SAMPAH BERKELANJUTAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Aria Gusti, Bernard Isyandi, Syaiful Bahri, Dedi Afandi
This article has been read 187 times.
This PDF has been read 213 times.

Abstract

Penelitian ini meneliti intensi perilaku pengelolaan sampah berkelanjutan pada siswa sekolah dasar menggunakan kerangka Teori Perilaku Berencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan intensi perilaku pengelolaan sampah berkelanjutan. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa sekolah dasar di Kota Padang, Sumatera Barat. Data yang dikumpulkan untuk penelitian ini dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian ini menyatakan bahwa  pengetahuan tentang  pengelolaan  sampah  berkelanjutan memiliki hubungan yang signifikan dengan sikap terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan. Sikap terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan,  norma subjektif  dan perceived behavioral control (PBC)  juga  memiliki  hubungan yang signifikan dengan intensi perilaku pengelolaan sampah berkelanjutan. Studi ini telah membantu dalam memahami kekuatan relatif dari faktor determinan intensi perilaku pengelolaan sampah berkelanjutan. Kekuatan hubungan yang paling besar adalah antara PBC dengan intensi, diikuti oleh hubungan antara norma subjektif dengan intensi, dan yang paling lemah adalah hubungan antara sikap dengan intensi. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pihak sekolah serta bagi para pembuat kebijakan.

Full Text:

PDF

References

World Bank. What A Waste : A Global Review of Solid Waste Management. Washington, DC. 2012.

Miller G. Living in The Environment : Solid and Hazardous Waste (Vol 13, Ch.). Pasivic Grove, USA: Brookes/Cole Thomson. 2004

Selin E. Solid waste management and health effects - A qualitative study on awareness of risks and environmentally significant behavior in Mutomo , Kenya. UMEA Universitet. 2013.

Sankoh FP, Yan X, Tran Q. Environmental and Health Impact of Solid Waste Disposal in Developing Cities : A Case Study of Granville Brook. Journal of Environmental Protection, 2013(July), 665–670. 2013

Apinhapath C. Community Mapping and Theory of Planned Behavior as, 2014, 1–8. 2014

Ajzen I. The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes. doi:10.1016/0749-5978(91)90020-T. 1991.

Santoso S. Konsep Dasar dan Aplikasi SEM dengan AMOS22. Jakarta: PT Elek Media Komputindo. 2014

Ferdinand A. Structural Equation Modelling dalam Penelitian Manajemen. Semarang: Badan Penerbitan Universitas Diponegoro. 2002.

Hair JF, Black WC, Babin BJ, Anderson RE, Tatham RL. Multivariate Data Analysis. Prentice Hall (p. 816). 2009.

Ramayah T, Lee JWC, Lim S. Sustaining the environment through recycling: An empirical study. Journal of Environmental Management, 102, 141–147. doi:10.1016/j.jenvman.2012.02.025. 2012.

Kumar B. A Theory of Planned Behaviour Approach to Understand the Purchasing Behaviour for Environmentally Sustainable Products. 2012.

Sidique SF, Joshi SV, Lupi F. Factors influencing the rate of recycling: An analysis of Minnesota counties. Resources, Conservation and Recycling, 54, 242–249. doi:10.1016/j.resconrec.2009.08.006. 2010.

Cheung SF, Chan DKS, Wong ZSY. Reexamining the Theory of Planned Behavior in Understanding Wastepaper Recycling. Environment and Behavior. doi:10.1177/00139169921972254. 1999.

Chaisamrej R. The Integration of The Theory of Planned Behaviour, Altruism, and Self-Construal: Implications for Designing Recycling Campaigns in Individualistic and Collectivistic Societies. University of Kentucky, Lexington, Kentucky. 2006.

Chan RYK, Lau LBY. Explaining Green Purchasing Behavior : A Cross-Cultural Study on American and Chinese Consumers. Journal of International Consumer Marketing, 14, 9–40. doi:10.1300/J046v14n02. 2001.

Mahmud SND, Osman K. The determinants of recycling intention behavior among the Malaysian school students: an application of theory of planned behaviour. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 9, 119–124. doi:10.1016/j.sbspro. 2010.